Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Salahkan MBG penyebab Defisit Pendapatan, Jaringan Masyarakat Riau Berdaulat,Desak Mendagri copot SF Hariyanto sebagai Plt Gubernur Riau
Rabu 24 Juni 2026, 18:14 WIB

Pekanbaru- Suarahebat.com_-(24/6/2026) - Pernyataan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto di firum paripurna DPRD Riau beberapa waktu lalu mengenai progress retribusi yang kecil bagi pendapatan daerah adalah dampak dari MBG,karena kantin-kantin sekolah banyak yang tutup dampak dari MBG, pernyataan itu beredar luas dibeberapa grup wa dan menjadi pemberitaan diberbagai media, reaksi dimasyarakat pun mnenjadi riuh, karena plt gubernur malah menyalahkan program MBG sebagai penyebab kecilnya pendapatan daerah provinsi riau.

Menanggapi hal tersebut, Jaringan Masyarakat Riau Berdaulat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur riau jalan sudirman pekanbaru, massa yang turun menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap apa yang disampaikan oleh Plt Gubernur Riau. Massa yang berkumpul di sekitar pustaka wilayah jalan cut nyak dien ini, terlihat membawa berbagai spanduk dan baliho serta pengeras suara, sekitar pukul 15.15 WIB massa yang berjumlah sekitar 400 orang ini melakukan longmarch menuju gerbang depan kantor gubernur riau sambil berorasi.

Didalam aksinya, david jerry selaku korlap dalam orasi menyampaikan, bahwa Plt Gubernur Riau jangan mengkambing hitamkan program Presiden, defisit riau sudah terjadi sejak massa SF hariyanto menjabat PJ Gubernur, berbagai kebijakan anggaran massa itu banyak terjadi diluar kemampuan keuangan daerah yang mengakibatkan defisit dan banyak terjadi tunda bayar.

Disisi lain, salah seorang peserta aksi Boy, menyampaikan aksi ini merupakan bentuk kritik dan teguran kepada Plt Gubernur Riau yang justru menyalahkan program presiden prabowo dalam terjadi minimnya PAD Provinsi Riau, apalagi Pak SF Hariyanto sampaikan minimnya retribusi kantin sekolah karena MBG, memang seberapa besar peran retirbusi kantin untuk PAD, selama ini tidak pernah diketahui masyarakat hal itu, kok sekarang alasan itu muncul, atau pak SF tidak mendukung program presiden di riau, ungkap Boy.

Aksi Jaringan Masyarakat Riau Berdaulat berlangsung sekitar satu jam, dan diterima oleh Asisten II Pemprov.Riau, yang dalam penyampaiannya, pemerintah provinsi riau menyambut baik aksi dan meminta maaf.

Sebelum membubarkan diri, Koordinator Aksi David Jerry membacakan Pernyataan sikap yang berisikan,

1.Meminta pemerintah provinsi riau untuk terbuka dan transparan dalam menyampaikan kondisi defisit anggaran kepada masyarakat, termasuk penyebab, besaran dan langkah penyelesaiannya,

2. Menolak segala upaya pengalihan isu yang menjadikan Makan Bergizi Gratis sebagai penyebab utama defisit anggaran daerah,karena program tersebut merupakan kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas usmber daya manusia,

3.mendesak pemerintah provinsi riau melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran APBD Riau,

4. Meminta pemerintah daerah melakukan penghematan terhadap belanja yang tidak prioritas,

5. Mendorong dilakukannya audit dan pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan anggaran daerah,6. Meminta DPRD Riau menjalan fungsi pengawasan secara maksimal.

Setelah membacakan pernyataan sikap, dan diterima oleh asisten II pemprov riau, akhirnya massa membubarkan diri secara tertib dan dikawal oleh aparat kepolisian.

Red/Feri Tanjung

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top