PEKANBARU, Suarahebat.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Riau kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung kesehatan masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menggelar aksi sosial Khitan Massal Gratis bersama YBM PLN bertajuk "Khitan Sehat Anak-Anak Soleh" di Kantor PLN UP2D Riau, Rabu (1/7/2026).
Sebanyak 58 anak dari masyarakat umum dan warga di sekitar wilayah operasional PLN UP2D Riau antusias mengikuti program ini. Selain sebagai pemenuhan aspek keagamaan, kegiatan ini difokuskan sebagai bentuk edukasi dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan higienitas reproduksi anak.
Manager PLN UP2D Riau, Andi Setiawan, menyampaikan bahwa kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan bangsa. Melalui program ini, PLN ingin memastikan anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dapat mengakses layanan kesehatan yang aman dan layak.
"Kami berharap melalui khitan massal ini, anak-anak dapat menjalani proses sunat dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya. PLN ingin berkontribusi langsung dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan berkarakter," ujar Andi dalam sambutannya.
*Gandeng RS Madani untuk Standar Medis yang Aman*
Untuk memastikan pelayanan yang prima dan sesuai standar sirkumsisi (sunat) medis, PLN UP2D Riau dan YBM PLN bekerja sama dengan tim tenaga kesehatan dari RS Madani. Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh proses khitan berjalan higienis dan meminimalisir risiko infeksi pasca-tindakan.
Guna mengurangi rasa tegang para peserta cilik, panitia juga menyediakan berbagai hiburan edukatif di lokasi. Tidak hanya itu, setiap peserta yang selesai dikhitan diberikan apresiasi berupa paket sembako, uang saku, dan dukungan moral agar mereka tetap ceria.
Manfaat langsung ini dirasakan oleh salah satu orang tua peserta, Seprinaldi. Ia mengaku sangat terbantu secara ekonomi melalui program besutan PLN ini.
"Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Biasanya biaya khitan itu sedikit memberatkan bagi kami, tapi hari ini anak saya bisa disunat secara gratis dan dilayani dengan sangat baik oleh tim medis," ungkap Seprinaldi.
*Komitmen Distribusi Listrik dan Sosial*
Di samping fokus pada keandalan pasokan listrik, PLN UP2D Riau yang bertugas mengelola distribusi tenaga listrik dan pelayanan pelanggan di wilayah Riau serta Kepulauan Riau, berkomitmen untuk terus menjalankan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kedepannya, PLN akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan manfaat nyata, baik di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi kerakyatan demi meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.
Red/Seprinaldi
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Temuan BPK Rp 214,77 Juta di DPRD Riau Disorot Ada Dugaan Pengadaan Fiktif
Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik



