PEKANBARU – Gelombang keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terhadap layanan Telkomsel dan IndiHome terus bermunculan. Sejak 7 Juli 2026 hingga 10 Juli 2026, banyak pelanggan mengaku mengalami gangguan jaringan (hilangnya sinyal) yang berkepanjangan menjadi layanan sama sekali tidak dapat digunakan.
Gangguan yang telah berlangsung selama empat hari tersebut dinilai telah mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pekerjaan, pendidikan, komunikasi keluarga, hingga transaksi usaha yang kini sangat bergantung pada akses internet.
Kekecewaan pelanggan semakin memuncak karena hingga kini mereka mengaku belum mendapatkan kepastian maupun solusi yang memadai dari pihak Telkomsel ataupun IndiHome.
Salah seorang pelanggan di Kecamatan Rumbai mengaku telah berulang kali menghubungi layanan call center, namun laporan yang disampaikan hanya mendapat jawaban normatif tanpa adanya tindakan nyata di lapangan.
"Saya sudah berkali-kali menghubungi call center sejak gangguan terjadi. Jawabannya hanya disuruh menunggu proses perbaikan. Sampai hari ini jaringan masih sering hilang dan tidak ada kepastian kapan normal. Kami sebagai pelanggan merasa diabaikan," keluhnya.
Masyarakat menilai pelayanan tersebut tidak sebanding dengan kewajiban pelanggan yang tetap membayar tagihan penuh setiap bulan. Menurut mereka, kualitas pelayanan seharusnya menjadi prioritas utama perusahaan telekomunikasi, bukan justru membiarkan pelanggan menanggung kerugian akibat gangguan yang berkepanjangan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi yang secara rinci mengenai penyebab gangguan berkepanjangan di Pekanbaru maupun kepastian waktu pemulihan layanan. Berdasarkan informasi yang tersedia, Telkomsel pernah menyampaikan bahwa gangguan serupa pada 2025 disebabkan oleh kebakaran kabel Metro-E, namun belum ada konfirmasi bahwa penyebab gangguan pada Juli 2026 adalah hal yang sama.
Masyarakat mengecam keras sikap Telkomsel dan IndiHome yang dinilai lamban dalam menangani keluhan pelanggan serta minim memberikan informasi yang transparan.
Pelanggan mendesak Telkomsel dan IndiHome agar:
- Segera memulihkan seluruh layanan di wilayah Pekanbaru tanpa penundaan.
- Menyampaikan penjelasan resmi secara terbuka mengenai penyebab gangguan yang telah berlangsung sejak 7 Juli 2026.
- Memberikan kompensasi yang layak kepada pelanggan yang terdampak sesuai ketentuan layanan yang berlaku.
- Meningkatkan kualitas layanan pelanggan agar setiap laporan tidak hanya dijawab secara administratif, tetapi benar-benar ditindaklanjuti.
Masyarakat juga mengingatkan bahwa kepercayaan pelanggan dibangun melalui kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi. Apabila gangguan terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas, dikhawatirkan kepercayaan publik terhadap layanan Telkomsel ataupun IndiHome akan semakin menurun.***
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

