PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas, loyalitas, dan marwah organisasi di Provinsi Riau.
Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Riau, Dr. Martin Purba, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil konferensi pers yang digelar DPP GRIB Jaya menjadi dasar sikap organisasi dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar terkait adanya pihak yang mengaku memiliki surat mandat dari DPP.
Menurut Martin Purba, pihaknya menilai surat mandat yang selama ini dibawa dan dibacakan oleh Imelda Samsi di sejumlah kesempatan di Provinsi Riau tidak memiliki keabsahan sebagaimana yang disampaikan dalam konferensi pers DPP. Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk informasi yang dinilai menyesatkan dan menimbulkan kegaduhan di lingkungan organisasi.
"Organisasi berdiri di atas kejujuran, loyalitas, dan kepatuhan terhadap aturan. Apabila terdapat dokumen yang tidak sah atau diduga dipalsukan, maka hal tersebut tidak boleh dijadikan dasar untuk mengklaim kepengurusan maupun melakukan aktivitas yang mengatasnamakan GRIB Jaya," ujar Martin Purba.
Ia mengatakan seluruh jajaran DPD, DPC, Satgas, hingga anggota GRIB Jaya di Provinsi Riau diminta tetap solid, tidak mudah terprovokasi, serta menjaga kondusivitas organisasi.
Sebagai tindak lanjut, Martin Purba mengeluarkan instruksi kepada Komandan Satgas Provinsi, seluruh Ketua DPC, dan jajaran Satgas DPC agar melakukan penertiban terhadap penggunaan atribut GRIB Jaya oleh pihak-pihak yang dinilai tidak memiliki legalitas organisasi. Ia menegaskan agar langkah tersebut dilakukan secara tegas, terukur, dan tetap mengedepankan ketentuan hukum serta menghindari tindakan yang melanggar aturan.
Martin Purba juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting bahwa kejujuran dan loyalitas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi.
"Kejujuran pada akhirnya akan mengalahkan kebohongan. Loyalitas kepada organisasi harus dibuktikan dengan sikap dan tindakan yang sesuai aturan, bukan dengan klaim atau dokumen yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
DPD GRIB Jaya Provinsi Riau berharap polemik yang terjadi dapat segera berakhir sehingga seluruh energi organisasi dapat kembali difokuskan pada pengabdian kepada masyarakat serta menjalankan program-program organisasi secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.***
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



