Jumat, 16 Oktober 2026

Breaking News

  • Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka   ●   
  • Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter   ●   
  • Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik   ●   
  • Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak   ●   
  • Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas   ●   
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Turun ke Lapangan, Pangdam Pastikan Penanganan Karhutla di Inhu
Rabu 09 September 2026, 23:52 WIB

INDRAGIRI HULU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H. meninjau langsung kawasan terdampak Karhutla di Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (9/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan terkoordinasi sekaligus melihat langsung perkembangan kondisi di lapangan. Di kawasan PT Agrinas Palma Nusantara, Pangdam dan rombongan menerima paparan mengenai situasi terkini serta langkah-langkah penanganan yang telah dilaksanakan.

Pangdam menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan bertindak dan koordinasi kuat seluruh unsur, terutama untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.

“Kita tidak boleh memberi ruang bagi api untuk berkembang. Begitu ditemukan titik kebakaran, seluruh unsur harus bergerak cepat, bekerja terpadu dan memastikan penanganan dilakukan sampai benar-benar tuntas. Yang terpenting adalah keselamatan personel, masyarakat, serta menjaga agar dampaknya tidak semakin luas,” tegas Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Ia juga meminta personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi memperkuat patroli dan pengawasan pada wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan harus berjalan beriringan dengan penanganan. Perkuat patroli, pantau wilayah rawan dan bangun komunikasi dengan masyarakat. Karhutla tidak bisa ditangani sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dan kepedulian semua pihak,” ujarnya.

Pangdam didampingi Asops Kodam XIX/TT Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani. Turut dalam peninjauan tersebut Kalaksa BPBD Provinsi Riau M. Edy Afrizal, S.E., M.H., serta sejumlah pejabat Polda Riau.

Di lokasi, rombongan disambut unsur TNI-Polri yang menangani kegiatan di lapangan, termasuk Danyonif TP 850/SC bersama jajaran Polda Riau dan Polres Indragiri Hulu.

Peninjauan langsung tersebut menegaskan komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama Polda Riau, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk menjaga kesiapsiagaan serta memastikan penanganan Karhutla berlangsung cepat, terukur dan berkelanjutan.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top