Jumat, 16 Oktober 2026

Breaking News

  • Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka   ●   
  • Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter   ●   
  • Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik   ●   
  • Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak   ●   
  • Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas   ●   
DARI KOLAM, TUMBUH KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN
Rabu 30 September 2026, 10:46 WIB

Info_PAS Bangkinang —Suarahebat.com - Selasa, 29 September 2026 —Ada banyak cara untuk menumbuhkan kemandirian. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, salah satunya diwujudkan melalui kegiatan budidaya ikan lele yang dikelola secara produktif oleh warga binaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan secara langsung dalam mengelola usaha budidaya ikan. Mulai dari pemberian pakan, perawatan kolam, pemantauan pertumbuhan ikan, hingga persiapan menjelang panen dilakukan secara bertahap dan terarah.

Ikan lele dipilih karena memiliki masa pemeliharaan yang relatif singkat serta peluang pemasaran yang cukup baik. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar mengenai teknik budidaya, tetapi juga dilatih untuk memahami pentingnya tanggung jawab, ketekunan, kerja sama, dan pengelolaan kegiatan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlibat langsung dalam proses pengelolaan dan perawatan ikan lele dengan pengawasan di lapangan oleh Ari Saputra, sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik dan terarah.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, melalui Kasi Kegiatan Kerja (Giatja), Jefriandy, menyampaikan bahwa budidaya lele merupakan salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan untuk memberikan pengalaman dan keterampilan nyata kepada warga binaan.

“Budidaya lele ini menjadi salah satu kegiatan produktif yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan terlibat langsung dalam proses pengelolaannya. Selain memiliki masa panen yang relatif cepat dan peluang pemasaran yang baik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan tanggung jawab, ketekunan, dan keterampilan yang dapat bermanfaat sebagai bekal di masa depan. Pelaksanaannya di lapangan juga terus diawasi agar proses budidaya berjalan dengan baik dan terarah,” ujar Jefriandy.

Hasil panen nantinya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas Kelas IIA Bangkinang. Apabila produksi melebihi kebutuhan internal, hasil budidaya dapat dipasarkan kepada masyarakat maupun melalui pembeli ikan yang datang langsung untuk mengambil hasil panen.

Bukan sekadar memelihara ikan. Dari kegiatan ini, warga binaan belajar tentang tanggung jawab, ketekunan, kerja sama, serta bagaimana sebuah keterampilan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Melalui pembinaan kemandirian yang produktif, Lapas Kelas IIA Bangkinang terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Red / Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top