JAKARTA — Mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi mendapat tugas baru sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Listyo menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang pada hari yang sama dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dudung menggantikan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memandu pengucapan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat yang dilantik.
"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya," demikian sumpah yang diucapkan dalam prosesi pelantikan.
Pengangkatan Listyo sebagai KSP tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan.
Dan Listyo juga diberikan Penganugerahan Tanda Kehormatan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 85/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipurna.
Pemberian tanda kehormatan ini diberikan sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang luar biasa di bidang kepolisian dan berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, kemakmuran bangsa dan negara dan darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kapolri, Listyo Sigit menegaskan dirinya masih berstatus sebagai anggota Polri aktif.
"Statusnya masih aktif," ujar Listyo kepada wartawan seusai pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa masa pensiunnya sebagai anggota Polri baru akan berakhir pada 2027.
"Ya masih lanjut saja. Kan pensiun saya masih 2027," katanya.
Dengan demikian, Listyo tetap berstatus sebagai personel Polri aktif ketika mengemban jabatan sebagai Kepala KSP.
Listyo Sigit sebelumnya menjabat sebagai Kapolri sejak 27 Januari 2021. Ia dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 27 Januari 2021.
Selama masa kepemimpinannya, Listyo melewati dua periode pemerintahan, yakni pemerintahan Joko Widodo dan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hingga berakhirnya masa jabatannya sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026, Listyo tercatat memimpin Polri selama lebih dari lima tahun.
Masa jabatan tersebut menjadikannya salah satu Kapolri dengan masa kepemimpinan terpanjang pada era Reformasi.
Setelah Listyo meninggalkan jabatan Kapolri, Presiden Prabowo melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru. Suyudi sebelumnya telah menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI sebelum memperoleh persetujuan untuk menduduki jabatan tersebut.
Usai dilantik sebagai Kepala KSP, Listyo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Suyudi Ario Seto yang kini memimpin Korps Bhayangkara.
Listyo mengaku telah mengenal Suyudi karena pernah berkoordinasi dalam wilayah penugasan yang hampir sama. Ia menyebut Suyudi sebagai sosok pekerja keras yang memiliki kreativitas dan integritas.
Listyo berharap Kapolri baru dapat menjalankan amanah serta terus meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.
Sementara itu, Suyudi menyampaikan apresiasi atas bimbingan yang diberikan Listyo selama memimpin Polri dan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan penguatan pelayanan publik serta penegakan hukum.***
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



