SuaraHebat.com - Rokan Hulu | 1 September 2025 – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Kabupaten Rokan Hulu mengecam keras sikap DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang hingga kini belum mengambil langkah tegas terhadap salah satu anggotanya dari Fraksi PKB, Saudara E.C, yang diduga kuat mengkhianati sumpah jabatan, lalai menjalankan tugas, dan mangkir dari kewajibannya sebagai wakil rakyat.
Aliansi menilai keberadaan E.C di kursi legislatif tidak lebih dari beban rakyat. “Seorang wakil rakyat yang tidak pernah hadir, tidak bekerja, tapi tetap menerima gaji dan fasilitas negara adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat Rokan Hulu. Ini harus segera diakhiri,” tegas pernyataan aliansi.
Dalam sikap resminya, aliansi mengajukan enam tuntutan keras:
1. Memberhentikan secara tidak hormat Saudara E.C dari keanggotaan DPRD Kabupaten Rokan Hulu karena terbukti lalai dan mengingkari sumpah jabatan.
2. Membuka secara transparan seluruh data absensi, kehadiran rapat, dan kinerja E.C sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.
3. Mendesak Partai PKB segera melakukan PAW tanpa alasan, karena E.C nyata-nyata tidak menjalankan fungsi kedewanannya.
4. Menuntut pengembalian seluruh gaji, tunjangan, dan fasilitas negara/daerah yang telah diterima selama masa ketidakaktifan, agar dikembalikan ke kas negara/daerah.
5. Menuntut Badan Kehormatan DPRD untuk segera melakukan investigasi resmi dan menjatuhkan sanksi etik serta administratif terhadap Saudara E.C.
6. Menolak keras kenaikan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang dianggap tidak bermoral, tidak pantas, dan menyakiti hati rakyat di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.
Aliansi menegaskan bahwa DPRD dan PKB harus segera mengambil tindakan nyata. Jika tidak, aliansi siap menggalang aksi lebih besar untuk mengguncang gedung dewan hingga aspirasi rakyat benar-benar didengar.
“Cukup sudah rakyat dibodohi. DPRD jangan hanya jadi tempat mencari gaji dan fasilitas, tapi harus benar-benar bekerja untuk rakyat. Kalau tidak mampu, silakan mundur!” tutup pernyataan tegas aliansi.***(SHI GROUP)
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



