SuaraHebat.com - Siak | Masyarakat sekitar menyesalkan terbitnya sejumlah pemberitaan yang menyebut adanya gudang BBM ilegal di wilayah Kota Siak. Mereka menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan telah menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Jumat 10 Oktober 2025.
Salah satu warga sekitar menyampaikan bahwa beberapa hari sebelumnya, pihak aparat penegak hukum (APH) sudah turun langsung melakukan pemeriksaan di lokasi yang dituduh sebagai gudang minyak ilegal. Namun hasil pemeriksaan membuktikan bahwa tidak ditemukan adanya aktivitas penimbunan BBM di tempat tersebut.
“Pihak APH sudah turun ke lokasi dan membuktikan sendiri bahwa tidak ada BBM ilegal di sana. Yang ada hanya tumpukan brondolan sawit dari hasil kebun masyarakat dan beberapa kendaraan besar yang parkir,” ujar warga tersebut, Jumat (10/10/2025).
Masyarakat menilai, munculnya pemberitaan tanpa konfirmasi yang akurat sangat disayangkan karena dapat mencoreng nama baik pihak-pihak tertentu serta menimbulkan keresahan.
“Kami sebagai warga setempat sangat menyayangkan berita yang menuding tanpa dasar. Harusnya media mengedepankan etika jurnalistik, konfirmasi dulu sebelum menulis berita agar tidak salah informasi,” tambahnya.
Sementara itu, pihak pengelola lokasi yang disebut-sebut juga memberikan klarifikasi bahwa tempat tersebut hanyalah gudang brondolan kelapa sawit sekaligus tempat istirahat dan parkir kendaraan besar. Tidak ada satupun aktivitas yang berkaitan dengan bahan bakar minyak.
“Di situ hanya tempat penyimpanan sementara brondolan sawit dan lokasi parkir truk pengangkut hasil kebun. Tidak ada drum, tangki, atau kegiatan minyak seperti yang diberitakan,” jelas salah satu pengelola.
Masyarakat berharap agar semua pihak, terutama media, dapat lebih berhati-hati dan profesional dalam menyajikan berita agar tidak menimbulkan fitnah dan salah persepsi.
“Kami percaya pada hasil investigasi APH yang sudah turun langsung. Kami yakin di lokasi itu tidak ada gudang BBM ilegal seperti yang dituduhkan,” tutup warga dengan tegas.***(SHI GROUP)
(Tim/Red)
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



