Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Erlangga, S.H, Tunda bayar Pemko Pekanbaru, yg sudah di bayarkan, di duga Titipan Orang dalam
Minggu 12 Oktober 2025, 23:26 WIB

SuaraHebat.com - Pekanbaru | Ketua Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Pemantauan Riau (GEMMPAR Riau), Erlangga, S.H, menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota Pekanbaru yang hingga kini belum juga menuntaskan pembayaran sejumlah kegiatan tunda bayar yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Dalam keterangannya kepada awak media, Erlangga menilai bahwa langkah penyelesaian persoalan tersebut berjalan lamban, meskipun Pejabat Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk menindaklanjutinya.

“Sebelumnya Pak Agung Nugroho sempat menghubungi saya melalui telepon dan meminta agar daftar proyek tunda bayar diserahkan kepada Sekda Kota Pekanbaru, Bapak Zulhelmi Arifin. Namun hingga kini belum ada kepastian pembayaran,” ujar Erlangga, Minggu (12/10/2025).

Menurut Erlangga, Pemerintah Kota seharusnya lebih memprioritaskan penyelesaian kewajiban terhadap para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan mereka, dibandingkan dengan kegiatan seremonial yang dinilai tidak memiliki urgensi mendesak.

> “Wali kota adalah pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Sudah semestinya fokus pada hal-hal substansial, seperti menyelesaikan utang proyek yang merupakan hak para kontraktor. Dana tersebut adalah hasil kerja keras mereka,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Erlangga mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa sebagian pembayaran tunda bayar yang sudah direalisasikan lebih dulu merupakan proyek titipan pihak tertentu (orang dalam). Ia meminta agar hal ini menjadi perhatian serius bagi aparat pengawas dan penegak hukum.

“Kami menduga adanya ketidakadilan dalam prioritas pembayaran. Beberapa proyek diduga dibayarkan lebih dulu karena adanya intervensi atau titipan dari pihak tertentu. Ini harus diaudit secara transparan,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Erlangga juga menghimbau seluruh kontraktor yang terdampak tunda bayar agar bersatu menyuarakan hak mereka secara konstitusional melalui aksi damai.

“Kami mengajak seluruh kontraktor yang merasa dirugikan untuk bersatu dan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa yang tertib dan bermartabat, demi menuntut kejelasan hak mereka,” tutup Erlangga.***(SHI GROUP)

 

Penulis : Rian

Editor   : Vinsensia

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top