suarahebat.com, Pekanbaru -- Kinerja penerimaan pajak di wilayah Kecamatan Binawidya, khususnya di daerah Panam, menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Berdasarkan data UPT Pengelolaan Pendapatan Panam di bawah naungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, hingga Oktober 2025, realisasi penerimaan pajak telah mencapai 87,54 persen dari total target tahun anggaran 2025.
Dari target penerimaan sebesar Rp19,2 miliar, tercatat hingga Oktober telah terealisasi Rp16,81 miliar. Angka ini menunjukkan tren positif dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Panam, Ria Noviana, SE, M.Si, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah taat pajak.
“Alhamdulillah, hingga pertengahan Oktober capaian kita sudah di angka 87,54 persen. Kami optimis bisa mencapai 100 persen sebelum akhir tahun, tentunya dengan dukungan masyarakat dan semua pihak,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Ria menambahkan, pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pajak daerah sebagai sumber utama pembangunan.
“Kami aktif turun ke lapangan, memberikan pemahaman agar masyarakat semakin sadar pajak. Dengan semangat gotong royong, Insya Allah target ini bisa kita capai bersama,” jelasnya.
Meski sempat menghadapi tantangan akibat perubahan wilayah administrasi yang berdampak pada pembaruan data wajib pajak, semangat jajaran UPT Samsat Panam tidak surut. Pelayanan tetap berjalan optimal dengan berbagai inovasi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Selain memiliki tingkat kunjungan yang tinggi dan citra pelayanan prima, Samsat Panam juga menjadi pusat sosialisasi pajak di wilayah padat penduduk. Namun, keterbatasan jenis layanan membuat sebagian masyarakat berharap agar Samsat Panam bisa ditingkatkan statusnya.
“Kami berharap Samsat Panam bisa naik menjadi Tipe A, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih lengkap tanpa harus ke tempat lain,” harap Ria.
Dengan capaian pajak yang tinggi dan dukungan masyarakat yang terus meningkat, Samsat Panam kini menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kepatuhan pajak terbaik di Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau pun berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi UPT lain dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menuju kemandirian fiskal yang berkelanjutan.
Samsat Panam juga dikenal sebagai UPT yang aktif dan inovatif, berperan penting sebagai pusat layanan publik di kawasan Panam yang ramai penduduk. Harapan masyarakat pun besar, agar pelayanan terus meningkat dan menjadi model bagi daerah lainnya.**
Aroma Main Mata di Balik KSO PT APN: Korporasi Bermasalah Bangkit Lagi, Siapa Bermain?
Forkopimda Diduga Dilecehkan, Eks PT. DMMP Kembali Berebut Kelola: Negara Konsisten atau Kompromi?
Diduga Tetap Panen di Lahan Sitaan Satgas PKH, PT DMMP Dinilai Menantang Hukum dan Abaikan Perpres 5 Tahun 2025
YSAR Laporkan Dugaan Perkebunan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Ke Kejati Riau, Desak Penindakan Tegas PT DMMP
Kejagung Tegaskan Rp11,8 Triliun dari Wilmar Bukan Dana Jaminan, tapi Barang Bukti Korupsi CPO
Wilmar Buka Suara Usai Kejagung Sita Rp 11,8 T di Kasus Minyak Goreng
Ribuan Warga Australia Menanti Dievakuasi dari Iran-Israel
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Truk ODOL Bandel Masih Berkeliaran di Pekanbaru, Dishub dan Polda Riau Beri Peringatan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Tegaskan Penolakan Wacana Kenaikan Tarif Ferry, Hearing Digelar Transparan
Usai Terima SK Dari H. Hercules Rozario Marshal, Dr. Martin Purba Langsung Satukan Kader GRIB Jaya Riau
Wujudkan Kepedulian Sesama Makhluk Hidup, GEMA Sadhana Riau Sambangi Pusat Konservasi Gajah Minas
Memaknai Langkah Berani Prabowo Redakan Perang
