Senin, 2 Maret 2026

Breaking News

  • Pengurus GRIB JAYA Riau Sambut Terpilihnya Martin Purba dalam Acara Buka Bersama   ●   
  • Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Tegaskan Penolakan Wacana Kenaikan Tarif Ferry, Hearing Digelar Transparan   ●   
  • Usai Terima SK Dari H. Hercules Rozario Marshal, Dr. Martin Purba Langsung Satukan Kader GRIB Jaya Riau   ●   
  • Wujudkan Kepedulian Sesama Makhluk Hidup, GEMA Sadhana Riau Sambangi Pusat Konservasi Gajah Minas   ●   
  • Memaknai Langkah Berani Prabowo Redakan Perang   ●   
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Kamis 19 Juni 2025, 14:45 WIB
Ribuan massa AMMP gelar aksi di Kantor Gubernur Riau.

Suarahebat.co.id - PEKANBARU | Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) menggelar aksi unjuk rasa di gerbang Kantor Gubernur Riau pada Rabu pagi (18/6/2025). 

Mereka secara tegas menuntut peninjauan ulang terhadap rencana relokasi kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Aksi ini merupakan bentuk perlawanan dari masyarakat yang telah lama melakukan usaha perkebunan di kawasan TNTN dan kini dihadapkan pada rencana pemindahan paksa. 

Petugas gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Riau melakukan pengawalan ketat, menyiagakan kendaraan water canon, ambulans, serta memasang kawat berduri di sekitar gerbang Kantor Gubernur untuk mengantisipasi penerobosan.

Koordinator umum aksi, Wandri Saputra Simbolon, dalam orasinya menegaskan bahwa massa akan tetap bertahan dan menolak direlokasi dari tempat tinggal mereka saat ini. 

"Kami memohon kepada Bapak Gubernur, Bapak Kapolda, Bapak Bupati, dan Bapak Kapolres untuk memfasilitasi pertemuan kami dengan pimpinan pusat, baik dengan Bapak Presiden maupun dengan Komisi terkait di DPR RI," katanya.

Wandri juga mendesak pemerintah provinsi dan daerah untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi mereka di Riau. 

"Kami meminta agar dalam waktu 7 x 24 jam ke depan, kami diberikan kesempatan untuk berdialog langsung di Istana Negara. Apabila permintaan ini tidak dipenuhi, maka kami akan menduduki kantor Gubernur hingga tuntutan kami direspons secara serius," pungkasnya, seperti yang disadur dari halloriau.com.(*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top