Suarahebat.com, Bengkalis, – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, bersama Wakil Ketua III, H. Misno, menghadiri peluncuran Layanan Panggilan Darurat 112 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Senin (20/10/2025), di Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis, Andris Wasono. Hadir pula PIC Sistem Komunikasi Nasional Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Indra Siswoyo, Direktur Commercial & ICT PT Jasnita Telekomindo Tbk, Sri Akhadah, serta sejumlah pejabat tinggi administrator di lingkungan Pemkab Bengkalis.
Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran layanan darurat 112 yang dinilai sebagai langkah inovatif Pemkab Bengkalis dalam memperkuat sistem keselamatan dan perlindungan masyarakat.
"Layanan ini merupakan wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Kami berharap keberadaannya mampu memberikan respon cepat terhadap berbagai kejadian darurat dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bengkalis,” ujar Hendrik.
Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, H. Misno, menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh setiap upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
"Peluncuran layanan 112 ini menjadi langkah maju untuk mewujudkan daerah yang tanggap dan siap menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Semoga layanan ini dapat berjalan optimal dan memberi rasa aman bagi seluruh masyarakat Bengkalis,” ungkap H. Misno.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono, mengatakan bahwa kehadiran layanan 112 merupakan bentuk inovasi pemerintah daerah dalam menyediakan solusi cepat bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan keamanan.
"layanan ini gratis tidak di pungut dan tanpa biaya, seperti contoh hp terkunci bisa menghubungi layanan panggilan darurat 112 dengan waktu operasional uji coba berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. dan Kami berharap layanan siaga 112 ini dapat bekerja lebih agresif dan responsif terhadap seluruh laporan kedaruratan masyarakat,” harap Andris.
Acara peluncuran layanan darurat 112 ditutup dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan.**RZ.
Wilmar Buka Suara Usai Kejagung Sita Rp 11,8 T di Kasus Minyak Goreng
Ribuan Warga Australia Menanti Dievakuasi dari Iran-Israel
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Truk ODOL Bandel Masih Berkeliaran di Pekanbaru, Dishub dan Polda Riau Beri Peringatan
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Pengacara Syafrizal Andiko, S.H., M.H. Menangkan Perkara Perdata Suparman melawan Ferry Kamsul atas Sengketa Tanah dan Rumah di Kampar
Titik Mati Reformasi Polri, Komisi Percepatan Terancam Gagal
DPC FSPKSI Kota Pekanbaru Melayat ke Rumah Duka Korban Bullying dan Serukan Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
Rohul Buktikan Kiprah di Dunia Penyiaran, Bupati Anton Terima Dua Penghargaan KPID
Zulfahrianto, S.E Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Pemerhati Pendidikan Kecamatan Bonai Darussalam
.jpg)
.jpg)