Suarahebat.com - Pekanbaru | 03-07-2025 Ancaman longsor membayangi pengguna Jalan Patria Sari, Kelurahan Umbansari, Kecamatan Rumbai, akibat bangunan penahan tanah (turap) yang terlihat miring dan terancam ambruk. Bangunan tersebut diketahui merupakan proyek senilai 1,2 miliar rupiah yang dikelola oleh Universitas Lancang Kuning (Unilak), dan kini diduga mengalami kegagalan konstruksi.
Forum Pemuda Rumbai Bersatu (FPRB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Ketua Harian FPRB, Afrizal, menegaskan bahwa proyek tersebut patut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi masyarakat sekitar.
"Kami Forum Pemuda Rumbai Bersatu sangat prihatin dengan kondisi turap tersebut. Ini bukan hal sepele, karena jika dibiarkan, dapat membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar. Kami menduga ada indikasi korupsi dalam pembangunan yang menelan anggaran hingga 1,2 miliar rupiah tersebut," ujar Afrizal.
Lebih lanjut, FPRB mendesak pihak Universitas Lancang Kuning, khususnya Rektor Prof. Dr. Junaidi, untuk segera mengambil tindakan nyata.
"Kami meminta Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi, untuk tidak sekedar diam, tapi harus mengambil langkah perbaikan segera. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan menunggu korban jatuh baru bertindak," tegasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak penanggung jawab proyek dari Universitas Lancang Kuning belum berhasil dihubungi untuk dimintai klarifikasi.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran dan memastikan keselamatan lingkungan sekitar proyek. Tutup afrizal !!!
Redaksi / seprinaldi
Aroma Main Mata di Balik KSO PT APN: Korporasi Bermasalah Bangkit Lagi, Siapa Bermain?
Forkopimda Diduga Dilecehkan, Eks PT. DMMP Kembali Berebut Kelola: Negara Konsisten atau Kompromi?
Diduga Tetap Panen di Lahan Sitaan Satgas PKH, PT DMMP Dinilai Menantang Hukum dan Abaikan Perpres 5 Tahun 2025
YSAR Laporkan Dugaan Perkebunan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Ke Kejati Riau, Desak Penindakan Tegas PT DMMP
Kejagung Tegaskan Rp11,8 Triliun dari Wilmar Bukan Dana Jaminan, tapi Barang Bukti Korupsi CPO
Wilmar Buka Suara Usai Kejagung Sita Rp 11,8 T di Kasus Minyak Goreng
Ribuan Warga Australia Menanti Dievakuasi dari Iran-Israel
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Truk ODOL Bandel Masih Berkeliaran di Pekanbaru, Dishub dan Polda Riau Beri Peringatan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Tegaskan Penolakan Wacana Kenaikan Tarif Ferry, Hearing Digelar Transparan
Usai Terima SK Dari H. Hercules Rozario Marshal, Dr. Martin Purba Langsung Satukan Kader GRIB Jaya Riau
Wujudkan Kepedulian Sesama Makhluk Hidup, GEMA Sadhana Riau Sambangi Pusat Konservasi Gajah Minas
Memaknai Langkah Berani Prabowo Redakan Perang
