SuaraHebat.com - Bengkalis | Sekelompok massa memaksa menyeruduk ke area perkebunan sawit PT Sinar Inti Sawit (PT. SIS) yang berlokasi di Desa Pamesi Kecamatan Bhatin Solapan Kebupaten Bengkalis. Senin siang (17/11/25).
Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang memaksa memasuki area perkebunan dengan cara menerobos pos pengamanan hingga hampir terjadi bentrok dengan security PT. SIS.
Suasana sempat mencekam ada upaya dari oknum yang berusaha memanaskan situasi dengan melakukan pengrusakan pagar dan melakukan intimidasi kepada karyawan PT SIS. Aksi saling dorong dan lempar batu dari kedua belah pihak sempat terjadi.
Beruntung security perusahaan tidak terpancing sehingga bentrokan yang lebih luas antara kedua massa dapat dihindari meskipun dikabarkan beberapa karyawan PT. SIS ada yang mengalami luka lebam. Ketegangan terjadi hingg sore hari dan baru mereda setelah massa mulai membubarkan diri sekitar pukl 18.00 WIB.
Ironisnya kejadian tersebut terjadi dihadapan aparat penegak hukum yang sedang bertugas menjaga Kamtibmas di Wilayah tersebut.
Kerusuhan berawal dari PT. Agrinas Palma Nusantara melalui Regional Head 2 (RH2) memberikan kontrak kerjasama pengelolaan lahan perkebunan PT. Sinar Inti Sawit kepada PT. Palma Agung Bertuah. Namun dari keterangan PT. SIS, PT.Palma Agung Bertuah tidak terkonfirmasi dan hadir sebagai pengelola lahan seluas 4.500 Ha.
Informasi yang beredar di lapangan, PT. Sinar Inti Sawit selaku perusahaan awal telah melengkapi persyaratan untuk KSO melalui RH2 PT. Agrinas Palma Nusantara.
Sebelumnya diketahui, PT SIS telah beroperasi semenjak tahun 2005 dan memperoleh Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan (IUP-B) Budidaya seluas 5.380 Ha.***(SHI GROUP)
Redaksi / team
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

