Jumat, 16 Oktober 2026

Breaking News

  • Temuan BPK Rp 214,77 Juta di DPRD Riau Disorot Ada Dugaan Pengadaan Fiktif   ●   
  • Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka   ●   
  • Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter   ●   
  • Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik   ●   
  • Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak   ●   
Deteksi Dini dan Cegah Penyakit Menular, Lapas Pekanbaru Lakukan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru
Sabtu 07 Maret 2026, 12:34 WIB

Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com_– Dalam rangka mencegah penularan penyakit dan mengetahui kondisi kesehatan warga binaan, Tim medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan (skrining) kepada 45 orang warga binaan yang baru dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. 

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik, Sabtu (07/03/2026).

Skrining awal kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan tersebut dan mendeteksi apakah terdapat riwayat penyakit tertentu atau tidak.

Skrining kesehatan yang dilakukan tersebut meliputi BAP kesehatan, skrining TB, Hepatitis C-HIV, serta tes kejiwaan. Serangkaian tes ini bermanfaat untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan kesehatan dan penularan penyakit antar warga binaan yang berada di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, “Kita selalu lakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan kepada setiap warga binaan yang baru dipindahkan mengingat berbagai macam orang yang masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat meningkatkan resiko penularan bakteri atau penyakit, sehingga kami wajib menerapkan SOP penerimaan warga binaan dengan melakukan skrining kesehatan,” tuturnya.

Salah seorang dokter Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani mengungkapkan, “Penerapan tersebut diberlakukan bagi warga binaan yang baru yang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya tanda-tanda dari penyakit TB, Hepatitis C-HIV, kejiwaan dan penyakit lainnya,” ungkap Yani.

Yani menambahkan selain dilakukan skrining kesehatan, warga binaan tersebut juga mendapatkan pengarahan dan sosialisasi oleh tim tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru antara lain tentang pentingnya menjaga kebersihan dan prilaku hidup sehat lainnya serta apabila ada keluhan bisa segera melaporkan ke petugas jaga atau komandan jaga untuk menghubungi petugas kesehatan.

”Kita juga memiliki kader-kader kesehatan dari warga binaan yang sudah kita didik dan mendapatkan pelatihan tentang penanganan kesehatan dan pemberian pertolongan pertama,” pungkasnya.

Redaksi/Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top