KAMPAR – Dalam upaya menjaga kelestarian situs bersejarah sekaligus tempat suci, organisasi Gema Sadhana Riau menggelar aksi sosial bertajuk "Bersatu, Bergerak, dan Membangun Negeri" di kompleks Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Minggu (15/03/2026).
Kegiatan ini melibatkan aksi gotong royong membersihkan area candi, pengumpulan sampah, hingga penanaman bibit pohon buah-buahan seperti rambutan dan mangga. Tak hanya sekadar aksi fisik, Gema Sadhana juga menyerahkan bantuan alat kebersihan berupa sapu lidi dan sapu cakar (garu) kepada pengelola situs.
Plt Ketua Gema Sadhana Riau, Havianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan religiusitas Candi Muara Takus.
"Ini adalah wujud nyata kepedulian kami. Candi Muara Takus bukan hanya situs bersejarah bagi Riau, tapi juga tempat suci bagi umat Buddha yang harus kita jaga bersama kelestarian dan kebersihannya," ujar Havianto di sela-sela acara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Gema Sadhana Riau, Siswaja Muljadi, didampingi Bendahara Eddy Budianto. Dalam kesempatan itu, Siswaja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung fasilitas kebersihan di area candi.
"Kami memperhatikan beberapa tong sampah yang sebelumnya diberikan sudah mulai rusak. Kami berjanji akan segera menyerahkan kembali unit tong sampah yang baru agar pengelolaan limbah di sini tetap terjaga dengan baik," ungkap Siswaja.
Aksi sosial ini juga mendapat dukungan penuh dari Gema Sadhana Kota Pekanbaru. Plt Ketua Gema Sadhana Pekanbaru, Nata Hedy Nyo, SE, SH, MH, tampak hadir memimpin langsung timnya hingga akhir acara.
Turut hadir jajaran pengurus lainnya seperti Edy Kurniawan, Nelson Huang, serta jajaran pengurus Gema Sadhana Riau yakni Susanto, Bachtiar, dan Yudianto.
Melalui kegiatan ini, Gema Sadhana berharap dapat memicu kesadaran masyarakat luas untuk lebih mencintai dan merawat warisan leluhur yang ada di Bumi Lancang Kuning, ujar Nata.***
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



