Pekanbaru,Suarahebat.com_-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, secara resmi mengukuhkan Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru pada Selasa (7/04).
Kegiatan ini pun termasuk dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 tahun 2026.
Pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam pencegahan dan penindakan gangguan keamanan dan ketertiban melalui penguatan sistem kepatuhan internal.
Sebanyak puluhan petugas dari berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Wilayah Riau resmi dikukuhkan dan akan menjalankan peran sebagai pelaksana operasi penegakan kepatuhan internal.
Dalam prosesi pengukuhan, Maizar membacakan naskah pengukuhan serta melakukan pemasangan atribut Satops Patnal kepada perwakilan petugas, yang dilanjutkan dengan pengucapan komitmen Tri Santika Daya Saksama sebagai bentuk integritas dan kesiapan dalam menjalankan tugas.
Dalam sambutannya, Maizar menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal merupakan bagian dari penguatan fondasi kelembagaan pemasyarakatan serta upaya strategis dalam reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa keberadaan Satops Patnal memiliki peran penting dalam membangun sistem pengawasan internal yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pencegahan.
“Tanpa pengawasan yang kokoh, tanpa integritas yang terjaga, dan tanpa kepatuhan yang menjadi budaya, maka tujuan besar pemasyarakatan akan kehilangan arah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maizar mengamanatkan kepada seluruh petugas yang dikukuhkan agar mampu menjadi garda terdepan dalam mendorong transformasi budaya organisasi, dari yang bersifat permisif menjadi korektif, serta dari reaktif menjadi preventif.
Redaksi/Seprinaldi
Karhutla Tak Kunjung Usai, LSM Rajawali Merah Putih Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kalapas Batam Hadiri FGD Layanan Reintegrasi Berkelanjutan dan Peluncuran Aplikasi SIGAP
Temuan BPK Rp 214,77 Juta di DPRD Riau Disorot Ada Dugaan Pengadaan Fiktif
Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter



