ROKAN HULU – Keberadaan gelanggang permainan (Gelper) mesin tembak ikan yang masih bebas beroperasi di Kecamatan Ujung Batu kian memicu keresahan masyarakat. Aktivitas yang diduga kuat sebagai praktik perjudian itu berlangsung terang-terangan, seolah tak tersentuh hukum.
Pantauan warga, sejumlah mesin Gelper di wilayah Durian Sebatang, Desa Suka Damai, dan Jalan Lingkar Ujung Batu tetap aktif siang dan malam. Ironisnya, lokasi permainan berada di pinggir jalan dan mudah terlihat publik, tanpa ada upaya penindakan yang tegas.
“Ini bukan lagi sembunyi-sembunyi. Terang-terangan! Siang malam tetap ramai. Kami jadi heran, kenapa dibiarkan?” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (10/04/2026).
Namun di balik maraknya praktik tersebut, tersimpan jeritan pilu dari para ibu rumah tangga yang menjadi korban tak langsung dari candu judi suami mereka.
Seorang ibu di Ujung Batu, dengan suara bergetar, mengungkapkan kegelisahannya. Ia mengaku ekonomi keluarganya semakin terpuruk karena sang suami kecanduan bermain mesin tembak ikan.
“Uang belanja habis di situ. Anak-anak kadang sampai kekurangan. Kami ini mau makan apa? Masa depan anak kami bagaimana?” tuturnya lirih.
Ia mengaku sudah berulang kali meminta suaminya berhenti, namun keberadaan tempat judi yang begitu mudah diakses membuat upaya tersebut sia-sia.
“Kalau tempatnya masih buka, ya susah. Godaan itu selalu ada. Kami hanya bisa berharap polisi benar-benar menutupnya,” tambahnya.
Keluhan serupa juga datang dari sejumlah warga lain. Mereka menilai praktik Gelper bukan sekadar permainan biasa, melainkan bentuk perjudian yang merusak tatanan sosial dan menghancurkan ekonomi keluarga kecil.
Masyarakat pun mendesak Polres Rokan Hulu untuk tidak lagi berdiam diri. Warga meminta aparat segera turun langsung ke lokasi dan menindak tegas seluruh aktivitas perjudian tanpa pandang bulu.
Desakan ini juga mengacu pada komitmen dan atensi tegas dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang berulang kali menekankan pemberantasan segala bentuk perjudian di Indonesia.
“Jangan hanya slogan. Kami butuh bukti nyata. Kalau memang serius memberantas judi, tutup semua Gelper itu sekarang juga,” tegas warga lainnya.
Warga berharap aparat kepolisian tidak kalah oleh praktik ilegal yang jelas-jelas merusak masyarakat. Ketegasan penegakan hukum dinilai menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan generasi dan ekonomi keluarga dari jerat perjudian.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin dampaknya akan semakin meluas—dari kehancuran ekonomi rumah tangga hingga meningkatnya potensi kriminalitas di tengah masyarakat.***
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



