Jumat, 16 Oktober 2026

Breaking News

  • Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka   ●   
  • Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter   ●   
  • Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik   ●   
  • Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak   ●   
  • Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas   ●   
Buka Sosialisasi Pengembangan Perpustakaan, Bupati Kuansing diwakili Asisten Administrasi Umum: Perpustakaan Sebagai Pusat Informasi dan Ruang Pembelajaran Masyarakat
Jumat 18 Juli 2025, 16:55 WIB

SuaraHebat.co.id, Teluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mendorong kemajuan literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan. Hal ini tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Pengembangan Perpustakaan yang dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Drs. Rustam pada hari Rabu (16/07/2025) di Lantai Dasar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing.

Dalam arahan yang dibacakannya, Drs. Rustam menekankan pentingnya peran perpustakaan desa sebagai pusat informasi dan ruang pembelajaran masyarakat. Ia menyebut perpustakaan bukan hanya tempat buku disimpan, tetapi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Di perpustakaanlah anak-anak mengenal dunia, remaja menumbuhkan mimpi, dan orang tua memperoleh informasi yang bermanfaat. Perpustakaan bisa menjadi ruang pemersatu dan penggerak komunitas, terutama jika dikelola secara inklusif dan partisipatif,” ujarnya.

Pada arahan itu juga, Bupati Kuansing mendorong agar kepala desa dan lurah dapat menjadikan perpustakaan sebagai bagian strategis dari pembangunan, bukan sekadar pelengkap.
“Jika kita ingin melakukan perubahan besar, maka kita harus memulainya dari yang paling mendasar, yakni membangun kesadaran dan kemampuan membaca serta berpikir kritis di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Perpustakaan Daerah Kuansing, Shanti Evi Dimeti, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyikapi berbagai tantangan dalam pengembangan perpustakaan di desa.

“Masih adanya kesenjangan integrasi dalam pembangunan desa, seperti belum masuknya perpustakaan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran seperti RPJMDes dan APBDes, serta rendahnya budaya baca masyarakat, menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membangun komitmen bersama dalam mewujudkan perpustakaan sebagai ruang sosial yang aman, menarik, dan relevan.

“Ini adalah langkah konkret untuk mendukung visi Perpustakaan Nasional RI, yaitu mewujudkan bangsa bermartabat melalui literasi,” tutup Shanti.

Acara Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Wildan Hadi Putra, S.STP, M.Si, yang memberikan pemaparan teknis dan strategis mengenai pengembangan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Staf Ahli Bupati, Kepala Bappedalitbang, Kadis Sosial PMD, Kadis Dikpora, Kadis Kominfoss, Bunda Literasi Kabupaten Kuansing, serta undangan lainnya.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top