Pekanbaru, INFO_PAS –SuaraHebat.com_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menerima kunjungan studi tiru dari jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Kelas IIA Bangkinang, sebagai upaya memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Rabu (6/5).
Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Giatja Lapas Bangkinang, Jefriandy Gultom, disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran. Kunjungan ini menjadi sarana strategis dalam berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik baik antar lembaga pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pekanbaru memperkenalkan berbagai program unggulan di bidang kegiatan kerja dan pembinaan kemandirian, khususnya pada sektor agrobisnis ayam petelur. Program ini menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian ekonomi warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lapas. Program pembinaan kemandirian yang kami jalankan diharapkan dapat menjadi referensi dan memberikan manfaat bagi pengembangan program serupa di Lapas Bangkinang,” ujar Yuniarto.
Saat ini, Lapas Pekanbaru telah mengelola sekitar 1.000 ekor ayam petelur produktif. Selain sebagai sarana pelatihan keterampilan, program ini juga menjadi wujud komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Jefriandy Gultom menyampaikan apresiasi atas sambutan serta keterbukaan Lapas Pekanbaru dalam berbagi pengalaman. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak wawasan bagi kami. Kami berharap hasil dari studi tiru ini dapat kami implementasikan guna meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Bangkinang,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke area peternakan ayam petelur yang dikelola oleh warga binaan, serta sesi diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman terkait pengelolaan program.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar lembaga pemasyarakatan dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
Red/Seprinaldi
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak



