Pekanbaru,Rumbai-Suarahebat.com_-BEM FEB Universitas Lancang Kuning resmi menjalin kerja sama strategis bersama Densus 88 Anti Teror Polri melalui Kasatgaswil Riau sebagai langkah konkret dalam memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan literasi digital, serta membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Selasa,(12/05/26)
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukatif dan dialog kebangsaan yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, kritis, dan bebas dari pengaruh paham radikalisme maupun intoleransi. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh mahasiswa, pengurus organisasi kampus, serta berbagai elemen akademik yang turut mendukung terciptanya ruang diskusi yang sehat dan produktif.
Dalam sambutannya, pihak Kasatgaswil Riau Densus 88 AT Polri menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus bangsa yang berperan besar dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
> “Generasi muda, khususnya mahasiswa, harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat persatuan. Tantangan saat ini tidak hanya datang secara langsung, tetapi juga melalui penyebaran informasi dan propaganda di media digital yang dapat memengaruhi pola pikir masyarakat apabila tidak disikapi dengan bijak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan institusi pendidikan dalam membangun ketahanan ideologi di kalangan generasi muda. Menurutnya, kampus memiliki peran vital sebagai pusat lahirnya pemikiran kritis yang tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan semangat kebhinekaan.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM FEB UNILAK menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa serta menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, damai, dan berintegritas.
> “Mahasiswa bukan hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kebangsaan. Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga persatuan, melawan intoleransi, dan menanamkan semangat cinta tanah air merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa,” ungkapnya.
Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan tersebut membahas berbagai isu penting terkait tantangan radikalisme di era digital, pentingnya literasi media, hingga peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang beredar di media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif dan memecah belah.
Melalui kerja sama ini, BEM FEB UNILAK berharap dapat terus menghadirkan program-program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas. Sinergi yang terjalin bersama Kasatgaswil Riau Densus 88 AT Polri diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun generasi muda yang cerdas, moderat, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai persatuan dan kebangsaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan komitmen bersama untuk terus menjaga harmoni sosial, memperkuat semangat toleransi, serta menciptakan ruang kampus yang aman dan kondusif bagi perkembangan intelektual generasi muda Indonesia.
Red/Seprinaldi
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

