Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_-Plh. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, didampingi jajaran pejabat struktural, memberikan arahan kepada para tamping di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan pengarahan tersebut digelar di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta penguatan peran tamping dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pembinaan di dalam Lapas, Selasa (19/05).
Dalam arahannya, Yusup Gunawan menekankan pentingnya menjaga integritas dan kesempatan yang telah diberikan oleh pihak lapas. Ia mengingatkan agar para tamping dapat menjalankan tugas dengan baik, mematuhi seluruh aturan yang berlaku, serta membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Lapas.
“Tamping memiliki peran penting dalam membantu kelancaran kegiatan pembinaan maupun operasional di dalam Lapas. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjaga sikap serta perilaku yang baik,” ujar Yusup Gunawan.
Ia juga menambahkan bahwa para tamping diharapkan mampu menjadi role model atau teladan bagi warga binaan lainnya dalam hal kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap positif selama menjalani masa pembinaan.
“Jadilah contoh yang baik bagi warga binaan lainnya. Tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan perilaku positif agar dapat memberikan pengaruh yang baik di lingkungan lapas,” tambahnya.
Tamping sendiri merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diberdayakan untuk membantu pelaksanaan kegiatan tertentu di dalam Lapas, seperti kebersihan, administrasi, pelayanan, hingga kegiatan pembinaan lainnya. Penunjukan tamping dilakukan berdasarkan penilaian terhadap perilaku, kedisiplinan, kepatuhan warga binaan selama menjalani masa pidana, serta atas persetujuan Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Pelaksanaan tamping memiliki dasar hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta ketentuan pelaksana lainnya yang mengatur mengenai pembinaan dan pemberdayaan WBP. Keberadaan tamping merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan kepribadian guna membentuk warga binaan yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Selain memberikan arahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi dan evaluasi guna memastikan seluruh tamping memahami tugas dan fungsi masing-masing. Para tamping tampak mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin baik antara petugas dan warga binaan, sehingga tercipta lingkungan Lapas yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan secara optimal.
Red/Seprinaldi
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Temuan BPK Rp 214,77 Juta di DPRD Riau Disorot Ada Dugaan Pengadaan Fiktif
Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik



