PEKANBARU --SuaraHebat.com_-Maraknya peredaran rokok tanpa cukai atau yang kerab di sebut rokok ilegal di kota Pekanbaru, ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) GRIB JAYA Pekanbaru berikan komentar tajam atas kinerja kepala Bea Cukai Pekanbaru dan jajarannya dan diduga gagal mengawasi peredaran rokok ilegal di kota Pekanbaru.
Bagi para pelaku yang dengan sengaja melakukan atau menguatkan rokok tanpa cukai atau rokok ilegal diatur dalam UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai, perubahan atas UU No. 11 Tahun 1995.
1.Pasal 54 UU Cukai
Pelanggaran: Membuat, menjual, atau mengedarkan hasil tembakau/rokok tanpa dilekati pita cukai.
Sanksi: Pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
2. Pasal 55 UU Cukai
Pelanggaran: Menjual atau mengedarkan rokok dengan pita cukai bekas, palsu, atau tidak sesuai peruntukan.
Sanksi: Denda paling banyak 5 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
3.Pasal 56 UU Cukai
Pelanggaran: Memperjualbelikan atau mengedarkan barang kena cukai ilegal secara umum.
Sanksi: Pidana berupa denda dan penyitaan barang ilegal tersebut.
Catatan penting:
1. Rokok termasuk Barang Kena Cukai, jadi wajib dilekati pita cukai resmi sebagai bukti bayar pajak.
2. Yang kena sanksi bukan hanya produsen/penjual, tapi juga pihak yang mengedarkan dan memperjualbelikan.
3. Selain pidana, Bea Cukai berwenang melakukan razia dan menyita rokok ilegal yang beredar.
Kebebasan Beredarnya Rokok Tanpa Cukai di Pekanbaru Berdampak Pada Kerugian Negara
Menurut ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru efek bebasnya rokok tanpa cukai beredar di Pekanbaru
' Bebasnya rokok tanpa cukai beredar di Pekanbaru berdampak langsung ke keuangan negara, kesehatan, dan iklim usaha legal.
1.Kerugian negara dari sisi penerimaan cukai
2 Dampak ekonomi
' Merusak pasar rokok legal.
Rokok ilegal dijual lebih murah karena tidak bayar cukai. Pengusaha legal yang taat pajak jadi kalah bersaing, omzet turun, bahkan PHK.
" Menurunkan penerimaan daerah
Bagian dana bagi hasil cukai hasil tembakau ke Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru ikut berkurang.
3.Dampak sosial dan kesehatan
-Harga murah konsumsi naik:
Rokok ilegal tanpa cukai dijual murah, sehingga lebih mudah diakses anak-anak dan kelompok ekonomi bawah.
' Tidak ada jaminan kualitas.
Rokok ilegal tidak melalui pengawasan BPOM dan Bea Cukai, kandungan tar dan nikotin tidak terkontrol.
" Mendorong kriminalitas lain. Jaringan penyelundupan rokok ilegal sering terhubung dengan penyelundupan barang lain dan pencucian uang.
' Dampak penegakan hukum.
Bea Cukai, TNI, dan Polri harus mengerahkan sumber daya besar untuk operasi intelijen, razia, dan penyitaan. Kalau peredaran makin masif, beban penegakan hukum juga naik.
Singkatnya, rokok ilegal yang bebas beredar di Pekanbaru bikin negara rugi ratusan miliar per kasus, mematikan usaha legal, dan memperbesar risiko kesehatan masyarakat, ucap S Hondro.
S Hondro juga mengkritisi kinerja kepala Bea Cukai Pekanbaru yang diduga tidak mampu dalam menjalankan pengawasan sehingga para mafia rokok ilegal dengan semena-menanya untuk melaksanakan kegiatannya dengan bebas tanpa control.
KETUA DPC GRIB JAYA PEKANBARU DESAK DIRJEN BEA CUKAI COPOT KEPALA BEA CUKAI PEKANBARU
Desakan Disampaikan Buntut Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Wilayah Riau
Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru meminta dengan tegas kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar segera mencopot Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru. Desakan itu disampaikan menyusul maraknya peredaran rokok ilegal yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.
Menurut Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru, kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan penindakan terhadap barang kena cukai ilegal di wilayah Riau, khususnya Pekanbaru. Ia menilai, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Peredaran rokok tanpa cukai sudah sangat meresahkan. Negara dirugikan ratusan miliar rupiah, sementara pengusaha legal yang taat pajak jadi korban. Karena itu kami minta Dirjen Bea Cukai mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi dan mencopot pimpinan Bea Cukai Pekanbaru,” ujarnya.
GRIB JAYA Pekanbaru menilai Bea Cukai memiliki peran sentral dalam melindungi penerimaan negara dan melindungi pasar dari barang ilegal. Jika pengawasan tidak berjalan maksimal, dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan pelaku usaha yang patuh hukum.
GRIB JAYA Pekanbaru menyatakan siap mendukung Bea Cukai pusat dalam upaya pemberantasan rokok ilegal, asalkan langkah tersebut dilakukan secara konsisten dan menyeluruh hingga ke tingkat pimpinan wilayah.
Pihak DPC GRIB JAYA Pekanbaru menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari pusat.
Dari hasil monitor DPC GRIB Pekanbaru beberapa wilayah didapatkan atau diduga menjadi tempat persinggahan masuknya rokok ilegal yang nantinya gudang tersebut akan mendistribusikan rokok ilegal ke berbagai wilayah.
_Pekanbaru, 24 Mei 2026_
_DPC GRIB JAYA Kota Pekanbaru_
Team
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



