PEKANBARU — Gelombang desakan terhadap BPD HIPMI Riau terus membesar pasca mencuatnya dugaan keterlibatan sejumlah pengurus HIPMI Pelalawan dalam razia narkoba di salah satu tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru.
Nama Ketua BPC HIPMI Pelalawan, Ahmet Fidel Akbari Zukri alias Fidel, yang juga putra Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, menjadi sorotan utama publik setelah disebut ikut diamankan bersama sejumlah rekan dan wanita muda yang dikenal sebagai selebgram Pekanbaru, Selasa (26/05/26).
Kini masyarakat mulai mempertanyakan sikap Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha.
Hingga hari ini, belum terdengar pernyataan tegas maupun langkah organisasi terhadap kader yang namanya terseret dalam isu yang telah mengguncang citra HIPMI tersebut.
Publik menilai diamnya elit organisasi justru memperkuat kesan adanya upaya perlindungan terhadap kader tertentu karena faktor kekuasaan dan kedekatan politik.
“Kalau HIPMI ingin tetap dihormati sebagai organisasi pengusaha muda, maka jangan beri ruang bagi kader yang diduga terlibat narkoba untuk tetap duduk nyaman di jabatan strategis. Ketum HIPMI Riau harus berani bersikap,” ujar seorang aktivis pemuda di Pekanbaru.
Desakan pencopotan sementara terhadap pihak-pihak yang disebut dalam razia itu kini menggema di berbagai kalangan. Banyak pihak menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah organisasi sembari menunggu proses hukum berjalan.
Menurut sejumlah pengamat, organisasi sebesar HIPMI tidak boleh terkesan permisif terhadap gaya hidup malam, dugaan pesta narkoba, dan perilaku hedon elite muda yang jauh dari semangat kewirausahaan sehat.
“Ini bukan sekadar urusan pribadi. Yang disorot publik adalah integritas moral pimpinan organisasi. HIPMI jangan sampai dicap hanya jadi tempat kumpul anak pejabat dan elite muda yang hidup glamor,” kritik salah seorang tokoh masyarakat Riau.
Sorotan publik juga semakin tajam karena hingga kini aparat penegak hukum belum membuka secara terang siapa saja yang diamankan, bagaimana hasil tes narkoba, serta apakah ditemukan unsur pidana dalam operasi tersebut.
Kondisi itu memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Banyak pihak khawatir kasus ini akan berakhir senyap karena menyeret nama anak kepala daerah dan figur berpengaruh.
Masyarakat pun mendesak agar Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha tidak hanya memilih diam demi menjaga hubungan politik atau kekuasaan. Sikap tegas dinilai menjadi ujian nyata apakah organisasi tersebut masih memiliki komitmen moral atau justru tunduk pada kepentingan elite.
“Kalau kader biasa bermasalah langsung dicoret, maka jangan ada standar ganda ketika yang terseret anak pejabat,” ujar seorang pemerhati sosial di Pekanbaru.
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

