Jumat, 16 Oktober 2026

Breaking News

  • Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka   ●   
  • Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter   ●   
  • Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik   ●   
  • Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak   ●   
  • Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas   ●   
Hari Raya Waisak 2026, 15 Warga Binaan Buddha Lapas Batam Terima Remisi Khusus
Minggu 31 Mei 2026, 19:12 WIB

suarahebat.com, Batam - Dalam rangka pembinaan kepribadian dan pemenuhan hak warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan penyerahan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 kepada warga binaan beragama Buddha di lingkungan Lapas Batam, Minggu (31/5).

Dari total 25 orang warga binaan beragama Buddha, sebanyak 15 orang menerima Remisi Khusus I (RK I), yakni pengurangan sebagian masa pidana pada peringatan Hari Raya Waisak tahun ini. Pemberian remisi tersebut merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, aktif mengikuti program pembinaan, serta memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku. 

Momentum Hari Raya Waisak menjadi sarana refleksi spiritual bagi warga binaan Buddha untuk memperkuat nilai-nilai kedamaian, toleransi, pengendalian diri, serta semangat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Tema Hari Raya Waisak Tahun 2026 yakni “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” juga mengajak seluruh umat Buddha untuk meningkatkan penghayatan nilai-nilai Buddhadharma dalam kehidupan sehari-hari. 

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan bentuk apresiasi negara atas kesungguhan warga binaan dalam mengikuti proses pembinaan dengan baik.

“Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap momentum Waisak dapat menjadi penguatan spiritual bagi warga binaan agar senantiasa menjaga sikap toleransi, kedamaian, dan semangat perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pemberian Remisi Khusus Waisak ini, Lapas Batam terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.( Gokkon)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top